BERITA
Pelatihan Dasar Koperasi Kredit
2009-04-15 03:58:08
Koperasi Kredit sebuah lembaga keuangan yang bergerak di bidang simpan pinjam yang dimiliki dan dikelola oleh anggotanya, dan yang bertujuan untuk mensejahterakan anggotanya sendiri.
Koperasi Kredit memiliki 3 prinsip utama:
1. Swadaya dimana simpanan diperoleh dari anggotanya
2. Solider/setia kawan dimana pinjaman hanya diberikan kepada anggota
3. Pendidikan & penyadaran (membangun watak adalah yang utama) dimana anggota sebagai pemilik sekaligus sebagai pengguna perlu paham akan koperasi kredit
Dengan 3 prinsip tersebut diatas, Koperasi Kredit PEREKAT bekerja sama dengan Komisi PSE Keuskupan Bandung akan menyelenggarakan pelatihan Dasar Koperasi Kredit yang sebagian materi membahas tentang ekonomi rumah tangga dan juga membangun manusia melalui Koperasi Kredit. Pelatihan akan diselenggarakan sbb:
Hari : Rabu s/d Minggu
Tanggal : 22 s/d 26 April 2009
Waktu : Rabu s/d Sabtu Pk. 16:00 s/d 21:30
Minggu Pk. 8:30 s/d 15:00
Tempat : Gedung DKP Jl. Jawa No.6 Bandung
Berhubung pentingnya Palatihan Dasar Koperasi Kredit bagi anggota sebagai pemilik dan pengguna lembaga keuangan, maka dimohon para anggota untuk memanfaatkan moment di atas bersama-sama anggota yang lain dan juga dari paroki-paroki di Keuskupan Bandung.
Untuk pendaftaran dapat dilakukan pada hari kerja di Kantor Pelayanan Koperasi Kredit PEREKAT Jl. Merdeka No.14 Bandung. Tlp/Fax 022-4216533. Sebagai kontribusi mengganti biaya materi sebesar Rp. 75.000,-.
Sumber Manajemen Kopdit Perekat
Email :
Website :
« Kembali
|
|
|
3 PILAR
BANGUN GERAKAN KOPERASI KREDIT SEDUNIA
Keswadayaan Kolektif
Rasa percaya diri yang dilandasi semangat kebersamaam untuk
saling membantu guna mencapai tujuan tertentu dengan
mengutamakan kekuatan sendiri
Setiakawan atau Kerjasama
Sikap dasar setiap manusia yang sepakat bekerjasama menjadi
anggota kopdit. Wujudnya berupa pemenuhan kewajiban dan hak
secara seimbang baik dalam pemupukan modal bersama
pemanfaatan dengan tujuan baik (produktif & kesejahteraan)
Pendidikan Terus Menerus
Ibarat hidup yang membutuhkan roh, spirit bahkan nyawa untuk
dapat terus lestari keberadaannya. |
 |
|
|